Mobil Listrik Made-in Indonesia di IIMS 2018

Mobil listrik adalah mobil yang ditenagai oleh motor listrik, penggunaan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpanan energi lainnya. Mobil listrik sangat populer pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, tetapi kemudian popularitasnya berkurang karena teknologi mesin pembakaran lebih maju dan harga mobil bertenaga bensin semakin murah. Krisis energi pada tahun 1970-an dan 1980-an tidak pernah menimbulkan ketertarikan kecil pada mobil listrik, tetapi pada tahun 2000-an sebuah pabrik kendaraan baru memberi perhatian serius pada pasokan listrik mobil listrik. Ini karena harga minyak naik pada tahun 2000an dan banyak komunitas internasional sudah sadar akan efek buruk dari emisi gas rumah kaca. Hingga Novemver 2011 model listrik yang tersedia dan dijual di pasar beberapa negara, Tesla Roadster, Revai, Renault Fluence ZE, Buddy, Mitsubishi i MiEV, Tazzari Zero, Nissan Leaf, Smart ED, kehidupan Wheego cambuk, Mia listrik dan BYD e6. Nissan Leaf, dengan penjualan lebih dari 20.000 unit di seluruh dunia (sampai November 2011), dan Mitsubishi i-MiEV, dengan penjualan di seluruh dunia lebih dari 17.000 unit (sampai Oktober 2011), adalah mobil listrik terlaris kedua di dunia.

Motor Show Indonesia International Motor Show (IIMS) berlangsung pada 19-29 April 2018. Sejumlah model baru sedang diperkenalkan, seperti Toyota C-HR, Suzuki Ertiga dan Mitsubishi Triton Athlete.

Pameran otomatis ini juga akan menampilkan teknologi modern dari kendaraan saat ini, mobil listrik. Menariknya, mobil listrik yang dibuat oleh mahasiswa dari lima kampus di Indonesia juga akan memeriahkan pameran otomotif 11 hari.

Salah satunya Arjuna, dibuat oleh tim dari Universitas Gadjah Mada. Ada juga mobil konsep perkotaan dari Universitas Brawijaya dan mahasiswa Politeknik Negeri Bandung.

Lalu ada Tesla, mobil listrik buatan pabrikan asal Amerika Serikat. Model yang akan dipamerkan adalah Tesla S100. Model ini memiliki kinerja paling dahsyat. Motor listrik memiliki kapasitas 259 hp (6.100 putaran per menit) dan torsi 249 Newton meter (Nm).

Berikutnya adalah Mercedes-Benz EQ. EQ adalah merek baru untuk mobil ramah lingkungan, termasuk mobil listrik, pabrikan Jerman.

Konsep EQ atau Intelijen Listrik diterapkan pada kendaraan berkinerja tinggi. Pada IIMS 2018 Mercedes menghadirkan sedan plug-in Hybrid E 350e dengan mesin 2.000 cc 4 silinder plus 208 hp turbo dan torsi 350 Nm.

IIMS 2018 juga menawarkan kejutan dengan hadirnya beberapa mobil baru. Beberapa dari mereka memiliki status premier dunia (diperlihatkan untuk pertama kalinya di dunia).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *