Mengapa ban yang digunakan pada balapan MotoGP halus ?

Seperti yang kita ketahui bahwa dalam dunia MotoGP pemilihan ban sangatlah penting yang akan menjadi tolak ukur akan kemenangan seorang rider disamping skill dan juga performa mesin pada motor yang ditungganginya. Pemilihan ban oleh rider biasanya didasarkan pada feel rider pada saat latihan, kualifikasi, dan warm up laps dengan memperhatikan kondisi cuaca yang akan terjadi saat balapan berlangsung.

Dimana ada tiga jenis ban yang digunakan seorang pembalap dalam racenya. Ban kering (slick) menjadi pilihan saat kondisi lintasan dalam keadaan kering. Ban ini memiliki karakter yang polos tanpa alur yang berfungsi untuk menapak lebih maksimal dan kecepatan yang prima dengan tiga jenis ban yang dapat digunakan, yaitu hard, medium, dan soft. Untuk jenis ban basah (wet) memiliki alur pada bannya yang berfungsi untuk memecah air dan menapak sempurna dalam lintasan yang basah sehingga motor tidak mudah tergelincir. Ban ini juga memiliki tiga jenis bahan yang dapat digunakan seperti pada ban kering (slick). Dimana ban dengan bahan yang hard memiliki daya tahan lama dan tidak mudah menipis dibandingkan dengan ban intermediate ataupun ban soft.

Sedangkan untuk ban intermediate digunakan pada lintasan dalam keadaan basah tetapi tidak dalam kondisi hujan. Ban ini juga memiliki alur yang digunakan agar tidak mudah tergelincir saat berada di lintasan. Pada balapan motogp, mengusung dua merk ban yang terkenal, yaitu Michelin dan Bridgestone. Pada tahun 2007 para pembalap banyak yang memilih menggunakan ban Bridgestone, sedangkan pembalap yang mengunakan ban Michelin hanyalah  Valentino Rossi, Nicky Hayden, Dani Pedrosa, dan Colin Edwards. Bridestone mendominasi karena lebih unggul dibandngkan ban Michelin. Pada tahun 2009 Bridgestone menjadi pemasok tunggal untuk balapan MotoGP yang kemudian pada tahun 2015 Bridgestone berhenti menjadi pemasok ban untuk balapan MotoGP dan pada tahun 2016 Michelin resmi menjadi pemasok tunggal untuk  balapan MotoGP.

Jika diperhatikan pada saat sebelum balapan, ban yang terpasang pada motor yang akan ditunggangi oleh rider akan diselimuti dengan pembungkus yang disebut tyre warmer yang memiliki fungsi untuk menjadikan suhu ban tetap ideal saat digunakan di lintasan. Dengan suhu yang ideal, akan menjadikan akselerasi motor menjadi lebih baik dan dapat digunakan untuk kecepatan maksimal pada awal-awal lap.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *