Bursa Transfer MotoGP

Bursa Transfer MotoGP

Seperti yang sudah diprediksi awal musim 2018. Selain jalannya lomba dan perebutan gelar juara dunia MotoGP, hal lain yang menarik disimak tahun ini adalah bursa transfer pembalap. Sudah memasuki seperempat musim, makin banyak pembalap yang menandatangani perpanjangan kontrak dan sudah ada rookie baru untuk MotoGP 2019 Musim depan, Francesco Bagnaia akan berseragam Pramac Racing, pun dengan Miguel Oliveira yang masuk ke Tech3 KTM. Meski masih pembalap tim satelit, mereka akan mendapatkan support pabrikan dan berpeluang masuk tim pabrikan kelak. Belum ada lagi kabar rookie yang naik kelas untuk musim depan, sehingga pembalap-pembalap senior masih punya peluang untuk tidak tergeser pembalap yang lebih muda. Dari tim pabrikan, Movistar Yamaha MotoGP masih mempertahankan duet Valentino Rossi dan Maverick Vinales. Meski belum meraih kemenangan tahun ini, duet pembalap muda dan senior di kubu Yamaha dinilai membuat riset menjadi lebih mudah. Pun dengan Marc Marquez yang masih ‘dikunci’ oleh Repsol Honda Team agar tidak pindah ke tim lain.

  • NAIK GAJI

Santer terdengar Honda menaikkan gaji Marquez dua kali lebih besar untuk mendapatkan tanda tangan pembalap berbakat asal Spanyol itu hingga akhir 2020. Namun belum jelas siapa yang akan menemani Marquez pada 2 tahun ke depan. Sebab rekan setimnya kini, Dani Pedrosa masih belum mendapatkan tawaran dari Honda. Ada 2 pembalap yang dikandidatkan menggantikan Pedrosa saat ini. Yakni Cal Crutchlow (LCR Honda Castrol) dan Jorge Lorenzo (Ducati Team). Keduanya adalah pembalap senior dan dinilai cocok untuk Honda yang digdaya untuk mempertahankan tahta juara. “Mau pembalap senior atau muda, saya rasa tidak bermasalah. Asalkan ia mau berkembang bersama dan satu tujuan dengan Honda,” kata Yoshishige Nomura, Presiden Director Honda Racing Corporation (HRC) saat ditemui di Jakarta beberapa waktu lalu. Saat ini Crutchlow masih memegang kontrak dengan LCR Honda Castrol hingga akhir 2019. Namun karena ia sudah berstatus pembalap binaan HRC, bukan hal sulit untuk memindahkan pembalap asal Inggris tersebut ke tim pabrikan, sehingga LCR Honda hanya akan mencari pembalap penggantinya saja. Sedangkan Lorenzo juga menjadi bidikan Honda saat ini. Lorenzo yang agak kesulitan dengan Ducati memang menjadi bidikan empuk beberapa tim pabrikan. Selain Honda, Suzuki juga menginginkan pembalap asal Spanyol tersebut berlabuh ke timnya. Jika Lorenzo ingin bertahan di Ducati, maka ia akan bersaing dengan Danilo Petrucci. Pembalap yang kini masih berseragam Alma Pramac Racing itu juga berstatus di bawah Ducati Corse yang mendapatkan support pabrikan. Ditambah, pencapaian Petrucci lebih bagus ketimbang Lorenzo di seperempat awal musim ini. Seandainya ingin hijrah ke Suzuki, maka dipastikan Lorenzo akan menggeser posisi Andrea Iannone. “Lorenzo adalah pembalap yang berbakat, namun kami sedang berkembang dengan Iannone. Kami menunjukan perkembangan yang baik di awal musim ini. Namun kami belum memutuskan akan memperpanjang kontraknya atau tidak,” kata Davide Brivio, Manajer Team Suzuki Ecstar. Sempat viral di media sosial saat Iannone mengomentari foto milik Marquez dengan tulisan. “Tunggu aku di sana (Honda), kita bisa menjadi tim yang sangat kuat,” tulisnya. Komentarnya menjadi pertanyaan meskipun belum ada tanggapan dari pihak Honda akan kebenaran itu atau tidak. Kalau Lorenzo hijrah ke Suzuki dan Iannone pindah ke Honda, akan sulit bagi Pedrosa. Sudah 13 musim menunggangi Honda RC213V membuatnya sudah menjadi pembalap yang ‘Honda banget’, ditambah slot pabrikan hanya tersisa di Aprilia, kemungkinannya sangat kecil bagi Pedrosa pindah ke tim yang masih belajar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *