Lotte Grosir Memastikan Layanan Terbaiknya

Lotte Grosir Memastikan Layanan Terbaiknya

Pertengahan tahun 2017 menjadi penanda Lotte Grosir meluncurkan program teranyar mereka yakni program TMUK (Toko Mitra Usaha Kita). Banyaknya permintaan dari mitra usaha Lotte terutama toko atau minimarket lokal yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan usahanya menjadi alasan akhirnya diluncurkannya program ini. Sekaligus menjawab tantangan ditengah gencarnya ekspansi jaringan minimarket besar yang ada. Jusuf Halim, Direktur customer solution Lotte Grosir menjelaskan, konsep dari program ini sendiri adalah modernisasi sebuah warung atau toko agar mejadi lebih baik lagi dengan menggunakan software dan juga SOP sebuah toko modern. Mereka menaruh pilot projeknya sendiri pertama kali dilakukan di TMUK Jernih. Dan respon yang diterima saat itu sangat positif dari masyarakat bahkan sampai sekarang. Dan di tahun ini mereka berhasil menyabet penghargaan The Most Promising Brand 2018. Salah satu concern layanan utamanya adalah dengan membekali genset di setiap gerai lotte Mart, sehingga pengunjung bisa nyaman dalam berbelanja karena listriknya di backup oleh genset. Genset perkins di gunakan di lotte grosir ini karena kualitasnya terbaik

Didalamnya TMUK menjual berbagai produk kebutuhan rumah tangga sehari-hari layaknya toko kelontong dan minimarket. “Satu keunikannya adalah biaya investasi yang sangat ekonomis, tanpa pula ada biaya bergabung, royalty dan franchise, ditambah supervise dan support sistem IT dari Lotte,” katanya. Selain itu mitra juga bisa menggunakan nama sendiri sebagai nama toko mereka. Serta boleh juga memasukkan 50 item diluar yang dijual oleh Lotte Grosir. Progress mereka untuk program ini sangat baik, terhitung sampai saat ini sudah ada 31 toko mitra yang telah beroperasi. Omzet rata-rata memang tergantung dari tipe investasinya, sebagai gambaran tipe 1500 bisa membukukan omzet Rp 6 juta per hari atau bisa tembus Rp 180 juta per bulan. “Bisnis toko/minimarket yang menjual kebutuhan sehari-hari adalah bisnis sepanjang masa yang telah terbukti tahan krisis, range net profit 4-5% dari total omzet . Jadi tentu ini sebuah bisnis yang menjanjikan,” sambungnya. Pola kerja samanya sendiri ditawarkan dengan pola kemitraan. Yakni investasi dilakukan sepenuhnya oleh mitra, dari sisi pengelolaan akan dilakukan sepenuhnya oleh mitra yang akan dibantu supervise dari Lotte Grosir. Bagi yang ingin menjadi mitra, Lotte Grosir menyediakan 4 paket investasi yang bisa dipilih.

 

Untuk paket pertama ada paket 2500 item dengan nilai investasi hingga Rp 250 juta. Lalu yang kedua ada paket dengan 1500 item yang dibandrol dengan investasi sebesar Rp 180 juta. Selanjutnya di paket ketiga ada paket 800 item dengan nilai invetasi nila Rp 125 juta. Dan yang terakhir ada paket 500 item dengan harga Rp 85 juta. Investasi yang dimulai dari harga Rp 85 juta itu meliputi peralatan dan perlengkapan toko senilai Rp 55 juta dan juga stok barang dagangan hingga Rp 30 juta. Untuk tempatnya setidaknya mitra memiliki luasan tempat minimal 12 meter persegi. Untuk BEP mitra bisa mendapatkannya dengan jangka waktu sekitar 36 bulan. Dari semua itu Lotte akan membanntu survey kelayakan, layout toko, rekomendasi barang laku, rekomendasi harga jual, dan setting atau dress up toko. Dengan pegawai minimal 3 orang setiap tokonya. “Support rutin kita juga berikan yakni kunjungan berkala Lotte grosir minimal seminggu 1 kali dan promosi di support setiap 2 minggu. Di tahun ini kami juga menargetkan bisa membuka 180 TMUK baru,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *